Apa Kabar, Gaza..?

Dear Gaza,
Apa kabar…? Kudengar ratusan orang menjadi syahid lagi hari ini. Aku tidak pernah bisa membayangkan apa yang kamu alami. Hidupku terlalu tentram di sini. Aku sibuk meratapi masalah demi masalah yang sekarang kusadari, tidaklah segenting masalahmu. 
Anak-anakmu, berjuang antara hidup dan mati setiap hari. Kehilangan dan kepedihan menjadi hal yang biasa bagimu. Gaza, bagaimana kamu bisa menanggung semua ini…? Katakan padaku, adakah dirimu belajar cara mengobati luka..? Sementara luka di atas luka terjadi setiap menitnya. 
Bagaimana bisa dirimu begitu tabah…? Dan aku….hanya bisa menitikkan air mata di depan televisi, setiap kali melihatmu, dan begitu aku melangkah ke luar rumah, aku dengan mudah terlupa padamu. Gaza, maafkan aku.
Hey, Gaza…di langitku ada kembang api malam ini, indah sekali. Tapi, aku tahu, langit yang berkilauan di tempatmu bukanlah pertanda baik. Kilau langitmu selalu diikuti suara menggelegar dan disusul bau sangit hangus daging manusia. 
Hatimupun kembali terkoyak. Bayi-bayi mungil lucu dalam pangkuan, tak mengerti kenapa mereka tidak lagi memiliki orang tua. Dan sebelum sempat tanya mereka terjawab, merekapun diambil paksa, dari hidup ini, dari masa depan yang seharusnya cerah. 
Mereka….anak-anak Gaza, seharusnya bisa bercita-cita tinggi, selayaknya anak-anak pada umumnya. Tapi, aku tahu tidak ada lagi cita-cita yang lebih tinggi selain menjadi bagian dari para syuhada. Sekali lagi, aku merasa perih, Gaza….
Mereka manusia, bukan seonggok daging tanpa jiwa. Tapi, mereka menyerahkan segalanya demi satu kata. Syahid.
Gaza, aku malu padamu. Sungguh aku malu. Dirimu bahkan tidak tahu apakah anak-anakmu masih bisa melihat hari esok..? Apakah seorang ayah masih akan kembali pada keluarganya…? Dunia begitu ribut di sekitarmu, tapi bukan suara musik. Gempuran demi gempuran harus kau hadapi, dan tetap bertahan. Gaza, bagaimakah rasanya terusir dari negeri sendiri…? Tak bisa kubayangkan rasanya, 
Gaza…
Aku tahu, takkan bisa mengobati apalagi menyembuhkan lukamu. Tapi kumohon, Gaza, izinkan aku merasa sedikit berarti…sedikit saja….
Padang, 4 Agustus 2013
Donasi solidaritas Palestina
BCA cab Kwitang: No. Rek. 686.0153678 a.n Medical Emergency Rescue Commitee
BSM cab. Kramat: No. Rek. 009.0121.773  a.n Medical Emergency Rescue Commitee
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s